Langsung saja ya...
Tiga tanda kesempurnaan iman: Kalau marah, marahnya tidak keluar dari
kebenaran. Kalau senang, senangnya tidak membawanya pada kebathilan.
Ketika mampu membalas, ia memaafkan. (Kata Mutiara)
Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik
daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi
tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan
tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik
daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi
tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina : orang
yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam
yang adil.
Tiada musibah yang lebih besar daripada meremehkan dosa-dosamu dan merasa ridho dengan keadaan rohaniahmu sekarang ini.
Tiada yang lebih baik dari dua kebaikan : Beriman pada Allah dan
bermanfaat bagi manusia. Tiada yang lebih buruk dari dua kejahatan :
Syirik pada Allah dan merugikan manusia.
Manusia Paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam
kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.
Dengannya Allah kuburkan kedengkian, Dengannya Allah padamkan
permusuhan; Melaluinya diikat persaudaraan; Yang hina dimuliakan. Yang
tinggi direndahkan.
Jika orang dapat empat hal, ia dapat kebaikan dunia akhirat: Hati yang
bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan
pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya.
Nabi ditanya bermanfaatkah kebajikan setelah dosa? Ia menjawab: Taubat membersihkan dosa, kebaikan menghapuskan keburukan.
Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus meski hanya sedikit. (Muhammad SAW)
Akan kuberikan ilmu yang kumiliki kepada siapapun, asal mereka mau memanfaatkan ilmu yang telah kuberikan itu. (Imam Syafi’i)
Jangan sampai ayam jantan lebih pandai darimu. Ia berkokok di waktu subuh, sedang kamu tetap lelap dalam tidur. (Lukman Hakim).
Apabila secara kebetulan kamu menjadi orang yang dekat dengan penguasa,
maka berhati-hatilah kamu seolah-olah kamu sedang berdiri di atas pedang
yang tajam sekali. (Imam Ghozali)
Aku tak suka memakai baju baru, hal itu kulakukan karena aku takut
timbul iri hati tetangga-tetanggaku. (Abu Ayub as-Sakhtayani).
Allah telah memberikan petunjuk kepadaku sehinga aku bisa mengenali
diriku sendiri dengan segala kelemahan dan kehinaanku. (Ali BinAbu
Thalib).
Andaikata seseorang mau memikirkan kebesaran Allah, maka ia takkan
sampai hati untuk melakukan perbuatan perbuatan dosa. (Bisyir)
Sifat rendah hati, yaitu taat dalam mengerjakan kebenaran dan menerima
kebenaran itu yang datangnya dari siapapun. (Fudlail bin Iyadl).
Jika seseorang mati dalam keadaan punya hutang, padahal orang itu mampu
membayarnya ketika masih hidup di dunia, maka kebahagiaannya akan
diambil dan diberikan kepadanya dosa orang yang di hutanginya, lalu ia
dijebloskan ke neraka. Namun, jika memang tidak mampu membayarnya, maka
hanya kebaikannya saja yang diambil, lalu diberikan kepada pihak yang
dihutangi. sedang dosa si pemberi hutang tidak diberikan kepada orang
yang berhutang. (Ibnu Abdusalam).
Jalan yang diajarkan syariát islam adalah jalan yang paling tepat dalam
pengerjaan ibadah kepada Allah. Karena itu bertaqwallah kepada Allah dan
hendaklah istiqomah dalam mengerjakan perintah-perintahnya dan menjauhi
larangannya. (Abdu Khodir jailani).
Hendaklah kamu tetap berbuat baik kepada orang yang berbuat jelek kepadamu. (Lukman Hakim).
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,
dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
(QS.2:152)
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai
penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(QS.2:153)
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS.2:155)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS.2:286)
Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS.3:9)
Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan
kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka
siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah
itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin
bertawakkal. (QS.3:160)
Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang)
dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya
perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa)
perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang
ingat. (QS.11:114)
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat
menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang. (QS.16:18)
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyu(QS.2:45)
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai
penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(QS.2:153)
Dalam shalatku selama 40 tahun, aku tak pernah lupa mendo’akan guruku
yang bernama Imam Syafi’i. Itu kulakukan karena aku memperoleh ilmu dari
Allah lewat beliau. (Yahya bin Said al-Qathan).
Orang yang beramal tanpa didasari ilmu, maka amalnya akan sia-sia belaka, karena tidak diterima oleh Allah. (Ibnu Ruslan).
Fikiran merupakan sumber dari ilmu, sedang ilmu itu sendiri merupakan sumber amal. (Wahb).
Orang yang mengerti ilmu fikih berarti ia bisa makrifat kepada Allah
dengan ilmunya menyebabkan ia kenal kepada-Nya. Bahkan dengan ilmunya ia
bisa mengajar orang lain sampai pandai. (Syeikh Izzuddin bin
Abdussalam).
Jangan berteman yang hanya mau menemanimu ketika kamu sehat atau kaya,
karena tipe teman seperti itu sungguh berbahaya sekali bagi kamu
dibelakang hari.(Imam Ghozali).
Jika ada musuh yang bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu
lebih baik dari pada teman akrab yang menjauhkan kamu dari Allah. (Abul
Hasan as-Sadzili).
Wahai Sayyidina Ali! Ketahuilah olehmu bahwa ada dua golongan yang
celaka di hadapanmu. Pertama yaitu yang terlalu cinta kepadamu. Dan
kedua yang terlalu benci kepadamu. (Nabi MUHAMMAD SAW).
Orang yang bijak tidak akan terpeleset oleh harta, dan meski terpeleset,
ia akan tetap mendapatkan pegangan. (Abdullah bin Abbas).
Berfikir sesaat sungguh lebih mengesankan ketimbang mengerjakan shalat sepanjang malam. (Hasan Bashri).
Hal-hal yang bisa menyebabkan badan lemah antara lain sebagai berikut:
Banyak makan makanan yang rasanya masam, sering bersedih, banyak minum
air tetapi tidak makan sesuatu, serta sering melakukan hubungan seksual.
(Imam Ghazali).
Barang siapa tidak mencintai untuk agama dan membenci untuk agama, maka
ketahuilah bahwa sesungguhnya ia tidak memiliki agama. (Abu Abdilah al-
Shdiq).
Berhati-hatilah dari berteman dengan : Ulama yang bersikap tak peduli,
pecinta ajaran sufi yang bodoh serta pemimpin-pemimpin yang lalai. (Sahl
bin Abdullah).
Inginkan sesuatu dengan bakat yang kau miliki, dan jangan menginginkan
sesuatu sesuai dengan nafsu atau seleramu. (Lukman Hakim).
Bagi orang berilmu yang ingin meraih kebahagiaan di dunia maupun di
akhirat, maka kuncinya hendaklah ia mengamalkan ilmunya kepada
orang-orang. (Syaikh Abdul Qodir Jailani).
Merenungkan tentang nikmat Allah sungguh merupakan salah satu ibadah yang utama. (Umar bin Abdul Azis).
Bila keyakinan TAUHID kepada Allah sudah benar, maka menghadapi hidup ini akan sangat tenang dan mantap sekali.
Sibuknya menceritakan jasa2 dan kebaikan diri untuk pamer, bisa menghilangkan pahala dan meruntuhkan kemuliaan dirinya.
"Sebagai umat muslim, kita harus tahu dan ingat bahwa orang kafir tidak
akan tidur nyenyak ketika islam merdeka. Seperti yang telah diterangkan
dalam QS. Al Baqarah: Bahwa orang yahudi tidak akan rela, sehingga kamu
mengikuti agama mereka"
"Bismillahirahmanirrahim...renungan malam. Jangan sampai iman pudar lalu
hawa nafsu yang menang. Ketika itu terjadi, maka cinta Allah yang agung
tidak akan pernah bisa diindera dan dirasa. Cinta akan antar manusia
pun hanya akan berubah menjadi malapetaka dan keinginan kita menuju
surga (Jannatullah) akan sirna. Riwayat Sahabat Ali Bin Abi Tholib dalam
Hadist Riyadusholihin"
"Aku muslim, tapi aku bukan muslim karena aku tak tahu tujuan
kemuslimanku, karena aku tak ada petunjuk untuk mencapai kemuslimanku.
Jangan mempermasalahkan dirimu, jikalau esok kafir lebih melenakanku,
jangan mempermasalahkan orang sekitarku jika kafir lebih menjadi
keutamaanku. Dimana cahaya islam itu?"
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS.2:155)
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan
mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang
bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah
memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
(QS.2:212)
Selamat beramal soleh sahabatku, jadikan setiap kesibukan kita jadi amal soleh, insyaalloh keperluan kita akan dicukupiNya
Membawa tomat busuk kemana-mana pasti sengsara, apalagi yg membawa hati busuk kemana-mana..!
Padahal yang pasti membahayakan diri kita adalah keburukan diri sendiri
Mengapa kita lebih sibuk memikirkan kesalahan orang lain, dan lalai memikirkan kesalahan diri sendiri ??
Allah sesuai prasangka hambaNya, bila hamba Yakin Allah akan mengabulkan maka Dia yg Maha tau isi hati akan mengabulkannya
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS.2:216)
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik
(menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan
pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah
menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu
dikembalikan. (QS.2:245)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh,
mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi
Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka
bersedih hati. (QS.2:277)
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati,
padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu
orang-orang yang beriman. (QS.3:139)
Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. (QS.6:134)
Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS.7:69)
Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu). (QS.7:126)
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu
dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu
berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan.(QS.28:77)
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu
berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu
ketika kamu bangun berdiri. (QS.52:48)
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan
barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang
(dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi
tiap-tiap sesuatu. (QS.65:3)
Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan
orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang
diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada
seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah
kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS.65:7)
Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”(Qs An Najm : 39)
Mati-matian kita ingin agar orang membalas kebaikan kita, tak akan
pernah terjadi bila Allah tak kehendaki, tapi pahala sudah hilang.
Lebih baik fokus untuk terus melakukan kebaikan-kebaikan baru, daripada
mengingat-ingat kebaikan yang sudah dilakukan, Allah tak akan lupa.
Hakekatnya bukan kita yang menolong melainkan Allah Yang Menolong dan kita diuji jadi jalan, maka tak perlu merasa berjasa.
Kita harus terima/ridho dengan takdir yang telah terjadi, sambil terus ikhtiar ke takdir lain yang lebih baik
Allah pasti mendengarkan setiap hambaNya yang berdoa, dan mudah bagiNya
merubah dari takdir ke takdir lain yang terbaik bagi kita
“Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a .” (HR Tirmidzi 2065)
Ingin takdir dirubah ke takdir lain yang lebih baik ??, munajatlah dipenghujung malam, saat mustajabnya doa-doa
Berbuat baik agar orang berhutang budi, akan menyengsarakan diri kita sendiri, gelisah menanti dan menuntut balas budi
"Dunia yang kita pijak sekarang ni hanyalah tempat tinggal sementara.
Oleh karena itu hendaklah kita senantiasa mengingatkan kepada diri kita
masing-masing tujuan hidup kita di dunia ini"
"Apabila kita hidup hanya untuk hidup kita, niscaya hidup akan terasa
singkat. Berawal dari lahirnya kita dan berakhirnya hidup kita yang
terbatas. Tetapi jika kita hidup karena hal lain, yaitu hidup karena
perjuangan maka sesungguhnya hidup ini akan terasa panjang dan mendalam.
Berawal dari munculnya manusia dan berakhirnya dengan hilangnya manusia
dibumi ini"
"Dunia adalah setitik air di tengah lautan. Dunia adalah penjara mukmin
dan surga bagi kaum kafir. Hiduplah didunia laksana musafir, menatap
orang yang berada di bawah dan siapkan bekal untuk kematian"
"Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan Allah sebagai
tujuan hidup. Hidup di atas keyakinan dan ketergantungan. Merendahkan
diri serta bertawakal, sungguh segala sesuatu pasti kembali kepadaNya"
"Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan
terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita
pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup"
"Ilmu adalah cahaya yang Allah tempatkan di dalam hati seseorang. Dalam
meraih atau mencapai cahaya itu diperlukan Ittiba (mengikuti Nabi
Muhammad SAW) dan menjauhkan diri dari hawa nafsu serta perbuatan bid'ah
(Kata Imam Adz-Dzahabi)
"Sebuah ujian dan cobaan adalah suatu kesulitan. Di mana kesulitan harus
kita hadapi dengan senyuman yang layak untuk di sanjung dunia, senyuman
optimis menembus telaga air mata"
"Akankah kuat kaki ini melangkah? bila disapa duri yang menanti...Akan
kaburkah mata yang menatap?pada debu yang pasti hinggap...
"Sinar terang berada pada ufuk... sambaran petir memeluk lapisan bumi.
Setangkai bunga diantaranya... menyembunyikan diri pada kekuatan.
Manusia akan merasa bahwa ia adalah makhluk apabila mengerti bagaimana
dan apa arti kehidupan. Bukan hanya sekedar membuka mata dan bersandar
pada kursi bergoyang. Berjalan melewati duri menjadi pengharum antara
sakit dan sabar. Berpegang tangan melingkari setangkai bunga mawan
menjadikan sebuah kekuatan baru"
“Waspadalah terhadap tiga orang: pengkhianat, pelaku zalim, dan pengadu
domba. Sebab, seorang yang berkhianat demi dirimu, ia akan berkhianat
terhadapmu dan seorang yang berbuat zalim demi dirimu, ia akan berbuat
zalim terhadapmu. Juga seorang yang mengadu domba demi dirimu, ia pun
akan melakukan hal yang sama terhadapmu.”
"Jika kamu mendengar berjangkitnya wabah penyakit menular di suatu
negeri, janganlah kamu memasuki negeri itu, dan apabila wabah berjangkit
sedang kamu ada di negeri itu, janganlah kamu keluar dari negeri itu"
(HR. Bukhari)
Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak
lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai
dirinya dikala ia marah.
Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman
hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.
Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu
yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.
Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.
Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah
pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman
itu haruslah dikembalikan
Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah.
Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina
orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia
pasti menyertainya.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.
Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat
kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang
dia kehendaki.
Teman yang tidak membantu kesulitan seperti halnya musuh. Tanpa saling
membantu maka hubungan teman tak akan lama. Telah kucari teman sejati
dalam setiap masa, akan tetapi usahaku itu siasia belaka. (Imam Syafií).
Lihatlah orang-orang yang di bawahmu dalam urusan harta dunia, dan
jangan sekali-kali melihat yang berada di atasmu, supaya kamu tidak
meremehkan karunia Allah yang diberikan kepadamu. (Nabi MUHAMMAD SAW).
Sedikit makan, sedikit tidur, dan sedikit kesenangan merupakan ciri-ciri
orang yang dicintai oleh Allah. (Abu Bakar bin Abdullah Al-Muzani).
Barang siapa senang menjadi pemimpin, maka ia tidak akan mendapat kemenangan untuk selama-lamanya. (Fudhail bin Iyadh).
Siapa yang pada hari ini hanya memikirkan dirinya sendiri maka pada esok
ia pun akan memikirkan dirinya saja. Lebih dari itu, siapa yang pada
hari ini memikirkan Allah maka besok ia akan selalu memikirkan Allah
pula. (Abu Sulaiman).
Bersikap sabar kepada kawan yang berbuat jelek kepadamu sungguh lebih
baik dari pada mencacinya. mencaci lebih baik dari pada memutuskan tali
silaturahmi. Dan memutuskan tali silaturahmi lebih baik dari pada
bertengkar. (Seorang Ulama).
Allah tidak memberi kekuatan terhadap orang-orang alim lewat suatu
paksaan, akan tetapi Allah menguatkan mereka lewat pintu iman. (Sahl
Ibnu Abdullah).
Ketahuilah olehmu, sesungguhnya akal hanya merupakan sesuatu alat untuk
mencapai segala sesuatu yang hanya berhubungan dengan hamba atau
manusia, bukan untuk mencapai Allah. (Ibnu Atha).
Albaqarah:215 4. “Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya”
Sudah SEDEKAH ?.. Nikmati berbagai pertolongan Allah yang menakjubkan.. Yang diundang oleh sedekah.
Ingin TENANG ?? Jangan bergantung.dan berharap kepada manusia. Cukuplah berharap kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya
Sebetulnya kalau kita berani SEDEKAH dengan sesuatu yang amat kita
sukai, lillahita’alaa, kita akan terkagum-kagum akan balasanNya
Kenapa ujian terasa berat? karena kita amat mencintai duniawi ini, makin cinta dunia makin berat dan nelangsa.
Ada 3 hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan,
merahasiakan musibah & merahasiakan shodaqoh (HR At Thabrani).
Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh kebajikan meski kelihatannya
tidak berharga, yaitu seperti ketika kamu menyambut temanmu dengan
menampakkan wajah berseri-seri. (Nabi Muhammad SAW).
Semoga bermanfaat ya.